Perkembangan olahraga bola basket akhir-akhir ini menunjukkan peningkatan yang sangat pesat, yaitu dengan banyaknya perkumpulan dan pertandingan serta banyaknya jumlah penonton dalam suatu pertandingan baik orang tua maupun muda. Hal ini memberikan gambaran bahwa permainan bola basket sangat populer dan digemari oleh masyarakat.
Pada dasarnya permainan bola basket adalah permainan yang dilakukan secara beregu dan kemenangan dalam suatu tim ditentukan oleh selisih jumlah point. Hal ini seperti yang didefinisikan oleh PERBASI (1995 : 11) yaitu :
Permainan bola basket merupakan sebuah permainan yang menggunakan keterampilan fisik maupun kemantapan psikis. Hal ini karena dalam permainan bola basket, bola dimainkan dengan tangan dan panca indera dan juga dengan gerakan jalan, lari lompat dan didukung dengan stamina. Sedangkan aspek psiskis yaitu melibatkan bentuk semangat, konsentarsi emosional, timing, dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, permainan bola basket membutuhkan bukan hanya teknik saja, akan tetapi juga didukung oleh taktik dan strategi. Untuk dapat memenangkan sebuah pertandingan, maka setiap individu dalam sebuah tim harus memiliki kemampuan yang baik seperti teknik dasar, strategi, dan taktik yang baik. Untuk dapat melakukan semua itu diperlukan latihan yang intensif, terarah dan berkesinambungan. Agar dapat bermain basket secara optimal, maka ada beberapa persyaratan yang merupakan satu kesatuan dalam permainan bola basket, salah satu syarat yang mutlak yang harus dikuasai seorang pemain yaitu penguasaan dasar, sebagaimana yang dikemukakan oleh Harsono (1996 : 109) “Tujuan serta sasaran utama dari latihan atau training adalah untuk membantu atlet meningkatkan keterampilan dan prestasi yang maksimal”.
Salah satu teknik dasar yang sangat membantu dalam memberikan sumbangan dalam permainan bola basket adalah dribble (menggiring bola).
Menggiring bola merupakan bagian yang tak terpisahkan dari bola basket dan penting bagi penguasaan teknik individual dan tim seperti operan. Menggiring adalah salah satu cara memantul-mantulkan bola ke lantai. Kemampuan menggiring bola dengan tangan kanan dan kiri adalah kunci untuk meningkatkan permainan. Dribble membantu memindahkan bola di lapangan dan menjauhkan diri dari penjagaan.
Menggiring bola merupakan keahlian yang sangat penting dalam olahraga bola basket. Namun untuk memiliki keahlian itu tidak mudah. Atlet perlu latihan yang sistematis, intensif dan terarah, seperti yang dikemukakan oleh Harsono (1988 : 100) Training adalah : “Proses yang sistematis dari berlatih atau belajar yang dilakukan secara berulang-ulang dengan kian hari kian menambah jumlah beban latihan atau pekerjaannya”. Sehingga terjadi kemahiran kemampuan menggiring bola. Kemahiran pada saat menggiring bola dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain : rasa percaya diri, teknik dan konsentrasi penuh pada sasaran yang berpengaruh terhadap koordinasi gerak atlet pada saat atlet menggiring bola. Konsentrasi yang baik akan membawa dampak yang baik seperti diungkapkan oleh Sudibyo (1988 : 109) Konsentrasi adalah : “Suatu keadaan dimana atlet mempunyai kesadaran yang tertuju kepada sesuatu yang tidak mudah goyah”.
Untuk dapat menggiring bola dengan baik, maka diperlukan adanya suatu metode latihan menggiring bola yang tepat dan mengarah pada pencapaian tujuan. Pada dasarnya bahwa jenis dribble pada permainan bola basket ada dua yaitu dribble tinggi dan dribble rendah. Banyak pelatih yang menerapkan latihan menggiring bola dengan bermacam-macam arah seperti latihan dengan model lurus, model zig-zag, model kiri-kanan bergantian, model hilir-mudik. Hal ini dilakukan pada dasarnya untuk menambah keterampilan pada atlet dalam kemampuan menggiring bola.
Pada dasarnya permainan bola basket adalah permainan yang dilakukan secara beregu dan kemenangan dalam suatu tim ditentukan oleh selisih jumlah point. Hal ini seperti yang didefinisikan oleh PERBASI (1995 : 11) yaitu :
- Bola basket dimainkan oleh dua regu yang masing-masing terdiri dari 5 orang pemain, tiap-tiap regu berusaha memasukkan bola ke dalam keranjang regu lawan dan mencegah lawan memasukkan bola atau membuat angka. Olahraga permainan yang diciptakan oleh James A. Naismith pada tahun 1981 sekarang telah menjadi olahraga permainan yang sangat populer serta digemari masyarakat umum. Permainan sekarang sangat berbeda pada saat permulaan bola basket dimainkan. Permainan yang sekarang penuh dengan gaya, teknik, taktik, dan tempo permainan yang cepat. Hal ini membuat permainan bola basket sangat didominasi oleh masyarakat terutama kaum muda.
Permainan bola basket merupakan sebuah permainan yang menggunakan keterampilan fisik maupun kemantapan psikis. Hal ini karena dalam permainan bola basket, bola dimainkan dengan tangan dan panca indera dan juga dengan gerakan jalan, lari lompat dan didukung dengan stamina. Sedangkan aspek psiskis yaitu melibatkan bentuk semangat, konsentarsi emosional, timing, dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, permainan bola basket membutuhkan bukan hanya teknik saja, akan tetapi juga didukung oleh taktik dan strategi. Untuk dapat memenangkan sebuah pertandingan, maka setiap individu dalam sebuah tim harus memiliki kemampuan yang baik seperti teknik dasar, strategi, dan taktik yang baik. Untuk dapat melakukan semua itu diperlukan latihan yang intensif, terarah dan berkesinambungan. Agar dapat bermain basket secara optimal, maka ada beberapa persyaratan yang merupakan satu kesatuan dalam permainan bola basket, salah satu syarat yang mutlak yang harus dikuasai seorang pemain yaitu penguasaan dasar, sebagaimana yang dikemukakan oleh Harsono (1996 : 109) “Tujuan serta sasaran utama dari latihan atau training adalah untuk membantu atlet meningkatkan keterampilan dan prestasi yang maksimal”.
Salah satu teknik dasar yang sangat membantu dalam memberikan sumbangan dalam permainan bola basket adalah dribble (menggiring bola).
Menggiring bola merupakan bagian yang tak terpisahkan dari bola basket dan penting bagi penguasaan teknik individual dan tim seperti operan. Menggiring adalah salah satu cara memantul-mantulkan bola ke lantai. Kemampuan menggiring bola dengan tangan kanan dan kiri adalah kunci untuk meningkatkan permainan. Dribble membantu memindahkan bola di lapangan dan menjauhkan diri dari penjagaan.
Menggiring bola merupakan keahlian yang sangat penting dalam olahraga bola basket. Namun untuk memiliki keahlian itu tidak mudah. Atlet perlu latihan yang sistematis, intensif dan terarah, seperti yang dikemukakan oleh Harsono (1988 : 100) Training adalah : “Proses yang sistematis dari berlatih atau belajar yang dilakukan secara berulang-ulang dengan kian hari kian menambah jumlah beban latihan atau pekerjaannya”. Sehingga terjadi kemahiran kemampuan menggiring bola. Kemahiran pada saat menggiring bola dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain : rasa percaya diri, teknik dan konsentrasi penuh pada sasaran yang berpengaruh terhadap koordinasi gerak atlet pada saat atlet menggiring bola. Konsentrasi yang baik akan membawa dampak yang baik seperti diungkapkan oleh Sudibyo (1988 : 109) Konsentrasi adalah : “Suatu keadaan dimana atlet mempunyai kesadaran yang tertuju kepada sesuatu yang tidak mudah goyah”.
Untuk dapat menggiring bola dengan baik, maka diperlukan adanya suatu metode latihan menggiring bola yang tepat dan mengarah pada pencapaian tujuan. Pada dasarnya bahwa jenis dribble pada permainan bola basket ada dua yaitu dribble tinggi dan dribble rendah. Banyak pelatih yang menerapkan latihan menggiring bola dengan bermacam-macam arah seperti latihan dengan model lurus, model zig-zag, model kiri-kanan bergantian, model hilir-mudik. Hal ini dilakukan pada dasarnya untuk menambah keterampilan pada atlet dalam kemampuan menggiring bola.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar